Cukup Perintah Suara, Layarnya Berputar! Ini Fitur Gila ThinkBook Plus Gen 7
TEKNOLOGIDi dunia teknologi, Lenovo dikenal sebagai perusahaan yang tak takut bereksperimen. Dari layar gulung hingga dual display dan engsel eksentrik, mereka selalu mendorong batas desain laptop. Namun, di CES 2026, Lenovo melakukan lompatan besar: mengubah konsep paling futuristiknya menjadi produk nyata yang siap dijual.
Perkenalkan ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist bukan sekadar prototipe, bukan lagi gimmick demo, melainkan laptop komersial pertama di dunia dengan engsel bermotor yang dikendalikan suara dan AI. Dan yang lebih mengejutkan? Ia akan resmi diluncurkan di AS pada Juni 2026, dengan harga mulai $1.649 (sekitar Rp25 juta).
Artikel ini mengupas tuntas inovasi revolusioner Lenovo, spesifikasi premium, fitur unik, dan pertanyaan besar yang menghantui setiap terobosan teknologi: Apakah ini benar-benar berguna atau hanya atraksi pintar yang cepat dilupakan?
Engsel Bermotor: Bukan Gimmick, Tapi Inti dari Pengalaman Pengguna
Secara tampilan luar, ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist terlihat seperti laptop bisnis 14 inci biasa elegan, ramping, dan profesional. Namun, ketika Anda mengucapkan perintah sederhana seperti “Switch to tablet mode” atau “Adjust for typing”, layarnya mulai bergerak sendiri.
Lenovo telah menyematkan mekanisme motorized hinge yang memungkinkan panel OLED-nya:
- Memutar hingga 180 derajat
- Memiringkan secara dinamis sesuai posisi pengguna
- Berpindah otomatis ke mode tablet, presentasi, atau menonton
Sistem ini didukung oleh sensor posisi, kamera IR, dan algoritma AI yang menganalisis postur tubuh dan konteks penggunaan. Misalnya, saat Anda duduk miring di sofa, layar akan sedikit memutar agar tetap menghadap wajah Anda tanpa sentuhan.
Fitur ini bisa diaktifkan via:
- Perintah suara (terintegrasi dengan asisten AI)
- Deteksi skenario otomatis (misalnya saat membuka aplikasi desain atau Zoom)
- Kontrol manual melalui tombol khusus atau aplikasi Lenovo Vantage
Layar OLED 2.8K 120Hz: Visual yang Sebanding dengan Inovasi Mekanis
Jantung visual Auto Twist adalah panel OLED beresolusi 2.8K (2880 x 1920) dengan refresh rate 120Hz. Layar ini menawarkan:
- Kontras tak terbatas dan warna akurat
- Dukungan HDR
- Touchscreen penuh dengan responsivitas tinggi
Kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate cepat membuatnya ideal untuk desain grafis, editing video, atau sekadar menonton film terutama saat layar berada dalam mode tablet menghadap pengguna.
Yang mengesankan, desain mekanis tidak mengorbankan ketebalan atau bobot. ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist tetap ringan di 1,4 kg, menjadikannya cukup portabel untuk pekerja hybrid.
Spesifikasi Kelas Atas: Performa yang Tak Kalah Futuristik
Lenovo tidak hanya fokus pada desain performa juga dipastikan setara dengan inovasi mekanisnya.
Spesifikasi Utama:
- Prosesor: Intel Core Ultra 300 Series (Panther Lake)
- RAM: Hingga 32GB DDR5-9600
- Penyimpanan: Hingga 2TB PCIe Gen 4 SSD
- Baterai: 75Wh (besar untuk laptop dengan komponen bergerak)
- Sistem Operasi: Windows 11 Pro
Chipset Panther Lake terbaru dari Intel menawarkan AI acceleration bawaan, yang mendukung fitur Auto Twist seperti deteksi gerak dan pemrosesan suara secara lokal tanpa ketergantungan cloud.
Baterai 75Wh juga patut diacungi jempol. Meski harus menggerakkan motor dan menyalakan layar OLED beresolusi tinggi, Lenovo menjamin masa pakai seharian berkat optimasi daya dari chipset Intel generasi terbaru.
Konektivitas Lengkap: Lebih Matang dari Model Eksperimental Sebelumnya
Berbeda dengan prototipe Lenovo sebelumnya yang sering mengorbankan port demi desain, Gen 7 Auto Twist menawarkan konektivitas yang sangat lengkap:
- 2x Thunderbolt 4 (dukungan charging, display, dan data kecepatan tinggi)
- 2x USB-A 3.2 (kompatibilitas dengan perangkat lama)
- HDMI 2.1 (output 4K/120Hz atau 8K/60Hz)
- Jack audio 3.5mm
- Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 (koneksi nirkabel generasi terbaru)
Audio juga ditingkatkan dengan quad speaker yang disetel oleh pakar akustik, serta empat mikrofon array untuk panggilan video jernih fitur penting di era kerja hibrida.
Keamanan tak dilupakan: kamera IR 10MP mendukung Windows Hello untuk login wajah cepat dan aman.
Perbandingan dengan ThinkBook Plus Gen 6: Lebih Praktis, Lebih Siap Pakai
Tahun lalu, Lenovo memamerkan ThinkBook Plus Gen 6 dengan layar gulung sebuah terobosan spektakuler, tapi jelas masih dalam tahap konsep. Auto Twist justru didesain untuk kehidupan nyata.
Meski tetap mencolok, Auto Twist lebih stabil, lebih tahan lama, dan lebih sesuai dengan alur kerja profesional. Tidak ada layar fleksibel yang rentan rusak hanya engsel canggih yang menggerakkan panel kaku OLED berkualitas tinggi.
“Kami ingin inovasi yang menambah nilai, bukan hanya menarik perhatian,” ujar juru bicara Lenovo dalam presentasi di CES 2026.
Harga dan Ketersediaan: Target Konsumen Profesional & Early Adopter
- Peluncuran: Juni 2026 (AS)
- Harga mulai: $1.649 (sekitar Rp25 juta)
- Varian: Beberapa konfigurasi RAM dan penyimpanan
- Target pasar: Profesional kreatif, eksekutif teknologi, dan tech enthusiast
Harga ini memang premium tapi sejalan dengan spesifikasi dan inovasi yang ditawarkan. Sebagai perbandingan, laptop bisnis premium seperti Dell XPS 13 Plus atau MacBook Pro 14” juga dibanderol di kisaran serupa.
Tantangan Utama: Apakah Fitur Auto Twist Benar-Benar Berguna?
Di balik kecanggihan, muncul pertanyaan valid:
Apakah pengguna benar-benar butuh layar yang bergerak sendiri?
Beberapa skenario di mana fitur ini benar-benar bermanfaat:
- Presentasi: layar otomatis memutar ke audiens
- Kolaborasi: saat berbagi layar dengan rekan, orientasi menyesuaikan
- Ergonomi: mengurangi ketegangan leher dengan penyesuaian sudut otomatis
- Mode tablet hands-free: saat memasak atau menggambar, tangan tetap bebas
Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada polish perangkat lunak. Jika sistem sering salah mendeteksi konteks atau lambat merespons, fitur ini bisa jadi gangguan bukan peningkatan.
Lenovo menyadari ini. Mereka telah menguji ratusan skenario penggunaan dan menjanjikan pembaruan AI berkelanjutan melalui Lenovo Vantage untuk meningkatkan akurasi dan kegunaan seiring waktu.
Kesimpulan: Lenovo Berani Mengambil Risiko dan Kali Ini, Bisa Jadi Berhasil
ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist bukan laptop untuk semua orang. Tapi justru di situlah kekuatannya: Lenovo tidak bermain aman. Mereka mengambil ide yang terdengar seperti fiksi ilmiah dan mengubahnya menjadi produk yang nyata, fungsional, dan siap dipasarkan.
Dengan kombinasi desain inovatif, spesifikasi kelas atas, dan ekosistem perangkat lunak yang terintegrasi, Auto Twist bisa menjadi pionir dalam era laptop adaptif di mana perangkat tidak hanya menunggu perintah, tapi memahami dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna secara real-time.
Jika sukses, ini bukan hanya kemenangan bagi Lenovo tapi langkah besar bagi masa depan komputasi personal. Dan Juni 2026 akan menjadi momen penentu: apakah dunia siap untuk laptop yang benar-benar “hidup”?









