TECNO Pamer HP Bezel 0 mm, Apple Bisa Tertinggal?
TEKNOLOGITECNO Mobile mencuri perhatian industri smartphone global dengan peluncuran video konsep smartphone berbezel 0 mm pada akhir Juli 2026. Dalam unggahan resminya di X (sebelumnya Twitter), perusahaan memperlihatkan perangkat yang hampir seluruh bagian depannya adalah layar tanpa garis hitam di sisi atas, bawah, kiri, maupun kanan.
Langkah ini menjadi terobosan signifikan di tengah perlombaan desain yang selama ini hanya mampu memangkas bezel hingga sekitar 1,3 mm, dengan target 1 mm sebagai batas teknis terdekat. Kini, TECNO mengklaim telah menghilangkan bezel sepenuhnya dalam konsepnya, membuka jalan menuju pengalaman visual yang benar-benar imersif.
Pertanyaannya: Apakah Apple, sang pemimpin tren desain premium, bisa tertinggal dalam lomba ini?
Konsep TECNO: Layar yang Menyatu ke Ujung Bodi
Dalam videonya, TECNO menampilkan smartphone dengan tampilan depan yang nyaris 100% layar. Tidak ada bingkai hitam yang mengganggu hanya panel yang membentang dari tepi ke tepi secara mulus. Hasilnya: ilusi optik bahwa layar “meleleh” ke dalam bodi perangkat.
Namun, TECNO menegaskan bahwa ini masih sebatas konsep. Perangkat belum siap diproduksi massal karena tantangan teknis yang kompleks:
- Integrasi struktur mekanis tanpa bezel
- Perlindungan layar di ujung melengkung ekstrem
- Penempatan sensor dan kamera depan
- Proses manufaktur skala besar yang andal
Meski begitu, keberadaan konsep ini menunjukkan bahwa TECNO serius mengejar kepemimpinan desain, bukan hanya di segmen harga menengah, tapi juga di ranah inovasi global.
Apple dan Rumor iPhone Tanpa Bezel pada 2027
Sementara itu, Apple dikabarkan sedang menyiapkan desain revolusioner untuk iPhone 20 Pro, yang akan diluncurkan pada 2027 bertepatan dengan perayaan 20 tahun iPhone.
Menurut Notebookcheck, iPhone 20 Pro akan mengusung layar nyaris tanpa bezel dengan pendekatan berbeda: kaca melengkung di semua sisi untuk menciptakan ilusi layar tak berbatas. Namun, hingga kini, Apple belum menunjukkan prototipe atau gambar resmi.
Perbedaan pendekatan:
- TECNO: Panel datar, fokus pada eliminasi bezel fisik
- Apple: Desain melengkung, fokus pada ilusi visual premium
Fakta bahwa TECNO sudah memamerkan konsep visual nyata, sementara Apple masih dalam tahap rumor, memberi keunggulan momentum pada vendor asal Tiongkok ini.
Perbandingan Visual: TECNO vs iPhone 17 Pro
Leaker ternama Ice Universe memperkuat narasi ini dengan membagikan ilustrasi perbandingan antara konsep TECNO dan iPhone 17 Pro. Hasilnya mencolok:
- iPhone 17 Pro: Masih memiliki bezel tipis di keempat sisi
- Konsep TECNO: Hampir tidak ada bezel sama sekali
Satu catatan penting: konsep TECNO masih mempertahankan punch hole untuk kamera depan. Artinya, teknologi kamera bawah layar (under-display camera) belum diintegrasikan menunjukkan bahwa layar 100% penuh tanpa lubang pun masih jadi tantangan besar bagi seluruh industri.
IFA Berlin 2026: Panggung Global untuk Konsep Revolusioner
TECNO mengonfirmasi bahwa konsep smartphone bezel 0 mm ini akan dipamerkan secara langsung di IFA Berlin 2026, yang berlangsung mulai 4 September 2026. Perangkat akan tampil di acara ShowStoppers sebelum dibuka untuk umum di booth resmi TECNO.
Ini adalah kesempatan emas bagi:
- Media teknologi untuk melihat detail desain
- Penggemar untuk menyentuh langsung masa depan smartphone
- Kompetitor untuk menilai seberapa serius ancaman dari TECNO
Jika respon positif, TECNO bisa mempercepat roadmap produksi dan berpotensi menjadi merek pertama di dunia yang merilis HP bezel 0 mm komersial.
Analisis Akhir: Momentum Inovasi Kini di Tangan TECNO
Selama bertahun-tahun, Apple mendikte tren desain smartphone global dari home button hingga notch, hingga Dynamic Island. Namun, di era bezel ultra-tipis, inisiatif tampak bergeser ke Asia.
Dengan konsep visual yang sudah nyata, rencana pameran internasional, dan strategi agresif di R&D, TECNO menunjukkan bahwa inovasi desain bukan lagi monopoli raksasa Barat.
Apple mungkin punya keunggulan dalam ekosistem dan branding premium. Tapi jika TECNO berhasil mewujudkan konsep ini dalam produk nyata sebelum 2027, maka sejarah desain smartphone bisa ditulis ulang dan kali ini, penulisnya berasal dari Tiongkok.











