Hades sampai Balatro! Ini 5 Roguelike Paling Seru di Nintendo Switch
GameGenre roguelike terus menunjukkan daya tariknya yang kuat kombinasi antara aksi intens, progresi acak, dan replayability tinggi membuat pemain sulit berhenti bermain. Untungnya, Nintendo Switch memiliki koleksi roguelike yang sangat kaya, mulai dari pertarungan cepat ala Hades hingga strategi mendalam ala Balatro.
Jika kamu pengguna Switch yang ingin mencoba genre ini, berikut lima rekomendasi game roguelike terbaik yang tersedia di platform tersebut semua menawarkan pengalaman unik, tantangan berlapis, dan keseruan yang tahan lama.
1. Hades (2020) – Roguelike dengan Cerita yang Mengalir
Tidak ada daftar roguelike lengkap tanpa Hades. Dikembangkan oleh Supergiant Games, game ini menggabungkan:
- Pertarungan cepat dan responsif
- Sistem build yang dinamis
- Narasi yang berkembang tiap kali kamu mati
Kamu berperan sebagai Zagreus, putra dewa dunia bawah, yang berusaha kabur dari cengkeraman ayahnya. Setiap percobaan membawa Boon baru dari dewa Olympus menciptakan kombinasi kemampuan tak terbatas. Yang membedakan Hades adalah ceritanya: kematian bukan akhir, tapi bagian dari perjalanan. Dialog baru muncul tiap run, menjadikan setiap kegagalan terasa bermakna.
2. Dead Cells (2018) – Aksi Roguelike + Eksplorasi Metroidvania
Dead Cells sukses memadukan dua genre populer: roguelike dan metroidvania. Kamu menjelajahi pulau terkutuk dengan:
- Level yang selalu berubah
- Senjata dan skill acak
- Animasi halus dan kontrol presisi
Game ini menuntut refleks cepat dan keputusan strategis. Jika mati, kamu kehilangan semua peralatan tapi bisa membuka jalur baru dan upgrade permanen. Kombinasi ini menciptakan loop bermain yang sangat adiktif: “Satu run lagi!” jadi mantra wajib.
3. Slay the Spire (2019) – Roguelike Kartu dengan Kedalaman Strategi Luar Biasa
Bagi yang lebih suka berpikir daripada menekan tombol cepat, Slay the Spire adalah pilihan sempurna. Game ini menggabungkan:
- Deck-building
- Manajemen sumber daya
- Struktur roguelike klasik
Setiap sesi adalah perjalanan naik menara dengan kartu, musuh, dan hadiah acak. Keputusan kecil seperti memilih satu kartu di antara tiga bisa menentukan apakah kamu bertahan hingga puncak atau gagal di lantai ketiga. Dengan empat karakter unik dan ratusan kartu, variasi strategi hampir tak terbatas.
4. The Binding of Isaac: Repentance (2021) – Roguelike Legendaris dengan Ribuan Kombinasi
Sejak debutnya lebih dari satu dekade lalu, The Binding of Isaac menjadi pelopor roguelike modern. Versi Repentance adalah edisi paling lengkap:
- Lebih dari 30 karakter
- Ribuan item pasif dan aktif
- Ratusan ruangan dan boss unik
Intinya sederhana: jelajahi ruang bawah tanah, kumpulkan item, dan lawan ibumu. Tapi interaksi antar-item menciptakan efek gila misalnya, air mata jadi peluru laser, atau karaktermu berubah jadi batu. Kombinasi ini membuat pemain menghabiskan ratusan jam hanya untuk menemukan build terkuat.
5. Balatro (2024) – Fenomena Roguelike Poker yang Bikin Ketagihan
Balatro adalah kejutan besar tahun 2024. Sekilas mirip poker biasa, tapi sebenarnya:
- Sistem skor roguelike
- Kartu efek khusus (Joker)
- Mekanisme “hand size” dan multiplier
Tujuanmu: dapatkan skor sebesar mungkin dalam delapan babak. Tapi dengan Joker yang mengubah aturan dasar seperti “setiap pair memberi x2 skor” strategimu bisa meledak secara eksponensial.
Gameplay-nya mudah dipahami pemula, tapi sangat dalam untuk master. Tidak heran jika Balatro masuk daftar game indie terlaris sepanjang masa di Steam dan kini tersedia di Switch!
Analisis Akhir: Roguelike Jadi Tulang Punggung Ekosistem Nintendo Switch
Kelima game ini membuktikan bahwa roguelike bukan sekadar tren tapi fondasi gameplay modern yang cocok dengan portabilitas Switch. Kamu bisa main 15 menit saat istirahat atau dua jam di malam hari, dan tetap merasa progres.
Menariknya, dengan kehadiran Nintendo Switch 2 yang diperkirakan meluncur dalam waktu dekat, genre ini diprediksi akan semakin berkembang. Pengembang indie maupun AAA kini melihat roguelike sebagai formula ideal untuk engagement jangka panjang.
Jadi, jika kamu belum pernah mencoba roguelike, mulailah dari salah satu judul di atas. Siapa tahu, kamu akan terjebak dalam loop “coba sekali lagi” yang tak berujung dan menikmati setiap detiknya.











